Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar A Tenri Palallo mengatakan, Us hanya mengalami gangguan pencernaan.
Diduga, sejak berada di rumah aman dan P2TP2A Kota Makassar, ia terus mengonsumsi banyak makanan setelah kelaparan sewaktu disekap.
"US sakit perut karena sebelumnya jarang makan, sedangkan sejak di sini makan terus. Kakaknya tertua,
Ow, masih trauma, kadang reaktif, kadang acuh juga. Sedangkan adik bungsu mereka, Df, tetap aktif, dan sangat suka jika digendong," terang Tenri.
Selama hampir setahun lamanya, Ow alias A (11), Df alias D (2,5) lelaki dan Us alias F (5) perempuan, disekap dan disiksa ibu angkat bernama Meilania Detaly Dasilva alias Memey alias Acci (31).
Selama disekap di ruko berlantai tiga, Jalan Mirah Seruni, Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakkukang,
Ow dan adik-adiknya ditempatkan bersama sejumlah anjing peliharaan Memey. Di situ pula mereka makan dan tidur.
Ketiganya tak jarang kelaparan dalam ruko dan tidur di atas lantai beralaskan tikar tipis. Perlakuan Memey terhadap tiga kakak beradik itu terbongkar
BERITA LENGKAP DI HALAMAN BERIKUTNYA
Halaman Berikutnya

