Selang 1 menit ATC menanyakan pada Lion Air apakah siap runway, namun tak ada balasan.
Hasil investigasi KNKT berhasil menemukan fakta bahwa penerbangan JT 610 rupanya bukan penerbangan satu-satunya yang menggunakan pesawat PK-LQP dalam kondisi rusak.
Diberitakan sebelumnya, pesawat tersebut rupanya telah tiga kali berturut mengalami kerusakan yang sama sebelum akhirnya mengalami peristiwa nahas.
Ketua KNKT Suryanto Cahyono menjelaskan kerusakan tersebut terdeteksi pada indikator kecepatan pesawat.
"Bahwa penerbangan ke Denpasar ke Jakarta ada masalah teknis, ternyata ketika kita buka black box nya, memag yang dimaksud teknis tadi adalah masalah air speed atau kecepatan dari pesawat.
Juga tadi disampaikan bahwa sebelumnya ada masalah teknis di penerbangan yang mengalami kecelakaan. Tapi ternayata dari data black box itu, dua dari sebelum Denpasar itu juga mengalami," ujar Suryanto.
BERITA LENGKAP DI HALAMAN BERIKUTNYA
Halaman Berikutnya

